Beriman kepada Allah (7)

Diantara ciri ahlussunnah wal jamaáh adalah bahwa mereka meski berjauhan dan bahkan tidak saling mengenal antara satu dengan yang lainnya, memiliki keseragaman pola pikir dan pemahaman dalam persoalan akidah yang merupakan pokok dan inti agama (perkara baku dalam agama). Diantara perkara baku yang dimaksud adalah masalah ketuhanan, nama dan sifat-sifat Allah. Mungkin dalam penjabarannya masih … Read more

Beriman kepada Allah (6)

Telah dibahas pada rubrik sebelumnya tentang kewajiban seorang mukmin berkenaan dengan nama dan sifat-sifat Allah, yaitu meyakininya secara tekstual tanpa menafikan dan tanpa mengalihkannya dari makna dasar yang dimilikinya. Satu diantara contoh sifat Allah adalah bersemayam di atas ‘Arsy (al istiwa’). Pernyataan ini didasarkan dari berbagai keterangan yang menyebutkan keberadaan Allah di atas langit dan … Read more

Beriman kepada Allah (5)

Berkenaan dengan nama dan sifat-sifat Allah, maka diantara manusia ada kelompok yang menyatakan bahwa menetapkan sifat yang Allah tetapkan bagi diri-Nya sendiri secara tekstual adalah sama dengan menyamakan Allah dengan makhluk-Nya. Pernyataan ini sama sekali tidaklah benar. Yang dimaksud dengan perbuatan seorang menyamakan sifat Allah dengan manusia adalah ketika orang itu berkata, “tangan Allah sama … Read more

Beriman kepada Allah (4)

Diantara makna besar dari beriman kepada Allah adalah pengakuan bahwa Allah adalah satu-satunya Dzat Yang memiliki nama dan sifat-sifat Yang Maha Sempurna. Dan tidak satupun selain Nya yang serupa dengan Nya. Bila ditanyakan : bagaimana seorang dapat mengetahui nama dan sifat-sifat Allah ?. Jawabannya adalah satu-satunya cara untuk dapat mengenal Allah dengan nama dan sifat-sifat … Read more

Meninggalkan Segala yang Tidak Bermanfaat

Dalam surat Al-Mukminun ayat 1-11, Allah memaparkan tentang karakteristik mukmin sejati. Diantara sifat yang Allah gambarkan tentang mukmin sejati adalah bahwa mereka meninggalkan segala ucapan dan perbuatan yang tidak memiliki nilai kebaikan apapun dan tidak memiliki manfaat apapun. Allah Subhana hu wata’aala berfirman : وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ “Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari … Read more

Mengarang Lafadz Dzikir Dalam Shalat

عَنْ رِفَاعَةَ بْنِ رَافِعٍ الزُّرَقِيِّ قَالَ كُنَّا يَوْمًا نُصَلِّي وَرَاءَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرَّكْعَةِ قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ قَالَ رَجُلٌ وَرَاءَهُ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ فَلَمَّا انْصَرَفَ قَالَ مَنْ الْمُتَكَلِّمُ قَالَ أَنَا قَالَ رَأَيْتُ بِضْعَةً وَثَلاَثِينَ مَلَكًا يَبْتَدِرُونَهَا أَيُّهُمْ يَكْتُبُهَا أَوَّلُ  Rifa’ah bin Raafi’e … Read more

Jangan menebar provokasi

Hari-hari ini banyak bertebaran di sosial media berbagai ujaran dan perkataan provokatif, hinaan dan kebencian. Tentu hal tersebut, sama sekali bukanlah merupakan adab yang diajarkan di dalam agama yang mulia ini. Bahkan agama kita melarang dan mencela perbuatan dan perkataan seperti itu. Allah melarang kita mencela sembahan selain Allah, agar mereka tidak terprovokasi mencela Allah … Read more

Arahkanlah secara benar

Hukum agama berkenaan dengan perbuatan hamba ada lima, yaitu; wajib, Sunnah, mubah, makruh dan haram. Penetapan hukum agama sebuah perkara harus dilakukan secara benar berdasarkan dalil yang benar. Atas dasar itu maka; Menyatakan yang wajib itu adalah haram, adalah haram Menyatakan yang haram itu adalah wajib, adalah haram Menyatakan yang Sunnah itu adalah makruh, adalah … Read more

Sang Pencerah

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنْ الْعِبَادِ وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ حَتَّى إِذَا لَمْ يُبْقِ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالًا فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا Abdullah bin ‘Amr bin ‘Aash radhiyallahu ‘anhu berkata, Saya mendengar … Read more

Nikmat Itu, Jangan Engkau Sia-siakan

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنْ الْعِبَادِ وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ حَتَّى إِذَا لَمْ يُبْقِ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالًا فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا Dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash radhiyallahu ‘anhu, Beliau berkata, … Read more

Hubungi Kami